FIFA Tolak Banding FAM, 7 Pemain Naturalisasi Tetap Diskors
![]()
Komite Banding FIFA secara resmi menolak banding yang diajukan Football Association of Malaysia (FAM) terkait skorsing tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Keputusan ini mengukuhkan hukuman yang telah dijatuhkan sebelumnya: skorsing 12 bulan dari seluruh aktivitas sepakbola serta denda yang signifikan untuk FAM dan pemain-pemain terkait.
FIFA dalam pernyataannya menyebut bahwa setelah menelaah semua dokumen dan mendengar keterangan lewat sidang, mereka memutuskan untuk menolak banding dan “meneguhkan seluruh sanksi”.
Kronologi Singkat Kasus
Masalah bermula ketika FAM mendaftarkan tujuh pemain naturalisasi — termasuk Rodrigo Holgado, Facundo Garcés, Imanol Machuca, João Figueiredo, Jon Irazábal, Gabriel Palmero, dan Hector Hevel — yang kemudian terbukti menggunakan dokumen kelahiran atau leluhur yang tidak sesuai dengan yang dilaporkan ke FIFA.
Pada 26 September 2025, FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM denda CHF 350 000 (sekitar USD 432 700) dan setiap pemain denda CHF 2 000 plus skorsing 12 bulan dari aktivitas sepakbola.
FAM kemudian mengajukan banding pada Oktober 2025, namun pada 3 November 2025 komite banding FIFA membuat keputusan resmi untuk menolak banding tersebut.
Dampak & Implikasi untuk Sepakbola Malaysia
Keputusan ini menjadi pukulan besar bagi FAM dan rencana penguatan tim nasional Malaysia lewat pemain naturalisasi. Pelatih Peter Cklamovski harus mempersiapkan skuat tanpa tujuh pemain tersebut di kualifikasi AFC Asian Cup 2027 qualifiers, yang sebelumnya tampil dalam kemenangan 4-0 atas Vietnam (10 Juni 2025).
Selain itu, pertandingan Malaysia menghadapi risiko pengurangan poin atau kemenangan otomatis 0-3 karena dianggap menggunakan pemain yang tidak eligible—menjadi isu besar yang berjalan melalui proses di Asian Football Confederation (AFC).
Bagi FAM, selain denda besar, reputasi federasi sepakbola Malaysia kini tercoreng—publik dan legislator telah menyoroti proses naturalisasi, kredibilitas dokumen, dan akuntabilitas badan pengelola.
Kenapa Banding Ditolak FIFA?
Menurut dokumen dan pernyataan FIFA, alasan utama penolakan banding adalah karena:
Verifikasi internal menunjukkan bahwa dokumen yang diajukan FAM tidak sesuai dengan dokumen asli yang diperoleh FIFA.
FAM dianggap gagal memberikan alasan sah atau memperbaiki kelengkapan dokumen dalam batas waktu yang diberikan
FIFA menegaskan bahwa tindakan tersebut “merusak kepercayaan dasar” dalam kompetisi internasional dan tidak bisa ditoleransi
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
FAM masih memiliki hak untuk meminta salinan lengkap alasan putusan dalam 10 hari, dan kemudian dapat mengajukan banding ke Court of Arbitration for Sport (CAS) dalam 21 hari setelah dokumen diterima. Namun proses CAS diperkirakan memakan waktu rata-rata 5–6 bulan.
Sementara itu, tim nasional Malaysia harus menyusun strategi baru tanpa pemain tersebut dan menghadapi tekanan besar dalam kualifikasi yang akan datang.
Kesimpulan
Keputusan FIFA yang menolak banding FAM dan meneguhkan skorsing tujuh pemain naturalisasi adalah bukti bahwa regulasi eligibility pemain di sepakbola internasional terus diperketat. Bagi Malaysia, ini bukan hanya soal kehilangan pemain, tetapi tantangan sistemik dalam naturalisasi dan administrasi federasi. Roda sepakbola Malaysia kini memasuki fase evaluasi serius—dan hasilnya akan berdampak panjang ke depan.
Baca Juga : Menkeu Purbaya Jawab Kritik soal Data Dana Pemda Rp234 Triliun
Pasang Taruhan Kalian Di Situs IDN Slot dan Togel Tergacor Mandiritogel
Deposit Pulsa, Ovo, Dana, Linkaja dan Gopay Tan2Dapat 10rb

LOVE
WTF
GOKIL
HARU
KESAL
SHOCK
MARAH
SEDIH