GLOBAL

Korban Tewas Bencana Tanah Longsor Filipina Menjadi 54 Orang

Loading

Korban Tewas Bencana Tanah Longsor Filipina Menjadi 54 Orang

Korban tewas akibat tanah longsor di Desa Masara, Filipina, dekat tambang emas bertambah menjadi 54 orang pada Minggu (11/2) waktu setempat.
Warga dan tim penyelamat menemukan sedikitnya Sembilan belas mayat ditemukan dari bawah reruntuhan akibat longsor di desa pegunungan selatan Masara pada Minggu.

Sementara itu, pejabat penanggulangan bencana Kota madya Maco, Randy Loy, menyatakan sebanyak 63 orang penambang dan penduduk lainnya masih dinyatakan hilang.
Sebelumnya, tim penyelamat menemukan jumlah korban tewas sebelumnya mencapai 35 orang akibat longsor.

Bencana longsor yang terjadi di Desa Masara pada Selasa malam pekan lalu tersebut amat besar.
Bahkan, sampai mengubur lahan sebuah terminal bus yang digunakan untuk karyawan sebuah perusahaan pertambangan emas.
Longsor itu juga mengubur sedikitnya 55 rumah menyebabkan 32 orang mengalami luka-luka.

Longsor itu juga memuntahkan bebatuan, pohon-pohon, hingga lumpur dari tebing setinggi 700 meter dekat di lereng gunung area operasi perusahaan pertambangan emas Apex Mining Co dan menimbun area seluas 8,9 hektare.

Tim penyelamat berhasil menyelamatkan seorang balita perempuan berusia 3 tahun dari reruntuhan akibat longsor.
Filipina kerap dilanda bencana longsor selama musim hujan di negara yang mayoritas terdiri dari wilayah perbukitan.

Tanah longsor merupakan bencana yang sering terjadi di sebagian besar negara kepulauan ini karena kondisinya yang merupakan wilayah pegunungan dengan curah hujan yang tinggi.
Apalagi deforestasi akibat pertambangan, pertanian, dan pembalakan liar, juga semakin meluas.

Sebelumnya, banjir dan tanah longsor di Filipina selatan merenggut nyawa 14 orang dalam sepekan terakhir, peningkatan jumlah itu dikonfirmasi pihak berwenang.
Hujan terus menerus mengguyur sebagian wilayah selatan selama berminggu-minggu, memicu sejumlah bencana tanah longsor dan banjir yang memaksa puluhan ribu orang mengungsi ke tempat penampungan darurat.

Para korban meninggal imbas bencana alam yang disebabkan hujan lebat di negara tetangga Indonesia tersebut.
Guyuran hujan terjadi di sebagian Mindanao, pulau terbesar kedua di Filipina, selama berminggu-minggu.
Puluhan ribu orang pun terpaksa mengungsi ke tempat penampungan darurat
Gempa bumi besar juga telah mengguncang wilayah tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga : Bocah 13 Tahun Di Kendari Terkena Peluru Nyasar

Pasang Taruhan Kalian Di Situs IDN Slot dan Togel Tergacor Mandiritogelbudh
Deposit Pulsa, Ovo, Dana, Linkaja dan Gopay Tanpa Potongan
New Member Depo Pertama 50rb Langsung Dapat 10rb

Slot Gacor Anti Rungkat

zvr
Bagaimana Reaksimu ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.